Minggu, 31 Maret 2013

Melahirkan di Usia 30-40 Tahun Turunkan Risiko Kanker Endometrium

Menjelang usia senja, wanita rentan untuk hamil dan melahirkan anak, terutama karena fungsi dan kondisi organ reproduksinya sudah tak begitu bekerja dengan baik.

Namun baru-baru ini sebuah studi baru menemukan bahwa wanita yang melahirkan pada usia 30-an dan 40-an justru berisiko lebih kecil terserang kanker endometrium.

Wanita yang melahirkan di atas usia 40 memiliki kecenderungan terserang kanker 44 persen lebih rendah daripada wanita yang terakhir kali melahirkan sebelum berusia 25 tahun.

Sedangkan bagi wanita yang terakhir kali melahirkan diantara usia 35-39, risikonya menurun 32 persen dan bagi wanita yang melahirkan anak terakhirnya pada usia 30-34, risikonya menurun hingga 17 persen.

"Efeknya justru terlihat pada wanita-wanita yang sudah berumur. Hal ini menunjukkan bahwa perlindungannya telah berlangsung selama bertahun-tahun," ungkap peneliti Wendy Setiawan, profesor pengobatan pencegahan dari Keck School of Medicine, University of Southern California.

Peneliti meninjau data dari 17 studi yang melibatkan 8.671 wanita yang mengidap kanker endometrium dan 16.562 wanita yang tidak mengidap penyakit tersebut. Secara khusus, peneliti mengamati bagaimana melahirkan anak berpengaruh terhadap risiko kanker partisipan, tak lupa dengan mempertimbangkan variabel lain yang diketahui dapat mempengaruhi risikonya seperti penggunaan kontrasepsi dan jumlah anak.

Sayangnya peneliti tidak yakin mengapa melahirkan di usia senja bisa mempengaruhi munculnya risiko kanker endometrium.

"Mungkin hormon kehamilan bermanfaat untuk mencegah kanker pada usia senja. Melahirkan sendiri juga diyakini mampu membersihkan rahim dari sel-sel penyebab kanker atau bisa jadi wanita yang bisa hamil di usia senja memiliki rahim yang lebih sehat," terang Setiawan seperti dilansir dari MSNBC, Kamis (26/7/2012).

Studi ini juga menambahkan penemuan sebelumnya tentang dampak kesehatan dari melahirkan di usia senja. Kondisi ini telah lama dikaitkan dengan kemungkinan untuk melahirkan bayi yang ukurannya lebih kecil serta komplikasi lain yang terjadi selama kehamilan dan melahirkan. Selain itu, wanita yang melahirkan anak pertamanya di usia senja berisiko lebih tinggi terserang kanker ovarium dan payudara.

Studi ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology.

sumber : health.detik.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar